Mengapa Banyak Terjadi Tanah Longsor?

Oleh: Imam A.Sadisun (Geolog)

Coba kamu letakkan kotak pensil di atas papan yang permukaannya halus, lalu miringkan papan itu. Perhatikan apa yang terjadi. Kotak pensilmu meluncur ke bawah bukan? Semakin miring papan, biasanya akan semakin cepat kotak pensilmu meluncur.

Demikian halnya dengan tanah longsor. Tanah longsor biasanya akan lebih banyak terjadi pada lereng-lereng yang terjal. Dalam proses kejadiannya, gaya gravitasi bumi seakan telah menarik massa tanah untuk meluncur ke bagian bawah lereng. Semakin terjal lereng akan mengakibatkan gaya tarik gravitasi bumi semakin kuat, sehingga tanah longsor pun semakin mudah terjadi. Gaya gravitasi inilah yang berperan sebagai faktor utama penyebab tanah longsor. Dengan demikian maka jangan heran kalau tanah longsor akan lebih banyak dijumpai di wilayah perbukitan dan pegunungan daripada di wilayah dataran.

Selain gaya gravitasi bumi, faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan tejadinya tanah longsor antara lain yaitu curah hujan yang tinggi, gempa bumi, penggalian di lereng-lereng yang terjal, dan penggundulan hutan.

Coba papan yang kamu gunakan tadi kamu basahi, lalu miringkan lagi. Kotak pensilmu tentunya akan semakin mudah meluncur bukan? Hal yang sama dengan kejadian tanah longsor, air hujan yang meresap ke dalam tanah akan mengakibatkan bidang-bidang gelincir di dalam massa tanah lebih mudah terbentuk. Apalagi air hujan yang membasahi tanah ini juga akan menambah berat tanah, dengan demikian maka tanah longsor pun lebih mudah terjadi.

Sementara itu, getaran yang diakibatkan oleh gempa bumi akan mengakibatkan ikatan butiran penyusun tanah menjadi semakin lemah. Hal ini tentunya akan mempermudah terbentuknya bidang gelincir dan tanah longsor. Coba papannya kamu getarkan atau dipukul-pukul dengan tangan, kotak pensilmu pun akan lebih mudah dan bahkan cepat meluncur.

Hujan dan gempa bumi merupakan faktor alamiah, sedangkan penggalian tanah dan penggundulan hutan merupakan hasil kegiatan manusia. Kegiatan penggalian tanah seringkali menghasilkan lereng-lereng yang semakin terjal. Sudah terjal, gundul lagi. Akar pepohonan yang biasanya memperkuat tanah pun menjadi hilang. Itulah mengapa, akibat ulah manusia, tanah longsor pun menjadi semakin banyak terjadi.

Sumber gambar: http://www.antaranews.com

One thought on “Mengapa Banyak Terjadi Tanah Longsor?

Tulis komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.