Siapakah Penemu Matematika?

Oleh: Hendra Gunawan* (Matematikawan)

Berdasarkan temuan arkeologi, kita mengetahui bahwa bangsa Mesir Kuno dan Babilonia (Mesopotamia) telah mengenal dan menggunakan fakta-fakta matematika, khususnya tentang bilangan dan bangun geometri, untuk berbagai keperluan — misalnya untuk membangun piramida. Namun, berdasarkan naskah-naskah kuno yang ada, bangsa Yunani Kuno lah yang mengembangkan matematika sebagai ilmu secara sistematis, seperti yang kita kenal saat ini.

Bila Adik-adik sudah mempelajari Dalil Pythagoras terkait segitiga siku-siku, Adik-adik tentunya ingin tahu siapa Pythagoras itu ya.. Ia adalah matematikawan Yunani Kuno yang hidup pada tahun 570–495 SM. Ia dilahirkan di Samos, sebuah pulau kecil dekat Turki. Hidup di era kejayaan Babilonia, Pythagoras belajar dari orang Babilonia tentang tripel bilangan bulat a, b, dan c yang memenuhi persamaan a2 + b2 = c2, yang sekarang dikenal sebagai Tripel Pythagoras. Contoh Tripel Pythagoras yang sering diajarkan di sekolah adalah 3, 4, dan 5. Contoh lainnya adalah 5, 12, dan 13.

Nah, tahukah Adik-adik bahwa istri Pythagoras yang bernama Theano adalah juga seorang matematikawan? Kalau Adik-adik bertanya siapa matematikawan wanita pertama, maka jawabannya adalah Theano. Lalu siapa matematikawan pertama? Pythagoras kah? Ternyata bukan. Sebelum Pythagoras, ada Thales (624–546 SM) yang mengembangkan Matematika Deduktif, menekuni Astronomi, dan membuat kalender.

ThalesThales'_Theorem

Thales membuktikan bahwa sudut keliling lingkaran yang menghadap diameter selalu merupakan sudut siku-siku. Hingga saat ini, Thales dianggap sebagai matematikawan pertama.

Sumber gambar: http://www.emaze.com dan https://en.wikipedia.org

*Hendra Gunawan adalah dosen matematika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, sejak 1988. Pada tahun 2013, ia menggagas blog anakbertanya.com dan sejak itu mengelola blog tersebut yang menerbitkan jawaban para pakar atas berbagai pertanyaan anak-anak.

Tulis komentar