Mengapa Hari Proklamasi Kemerdekaan Harus Diperingati?

Oleh: Ari Harsono (Pakar Ilmu Komunikasi)

Setiap bangsa yang pernah dijajah oleh bangsa lain tidak pernah melupakan hari atau tanggal Proklamasi Kemerdekaan bangsanya. Sebab, itulah hari yang paling penting dalam sejarah bangsa dan negaranya. Ini kurang lebih sama dengan hari ulang tahun setiap anak manusia. Kamu tidak pernah lupa hari ulang tahunmu ‘kan?

Kita bangsa Indonesia juga selalu memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan, yaitu tanggal 17 Agustus 1945. Setiap tanggal 17 Agustus, kita semua memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan untuk bersyukur dan menghayati arti kemerdekaan.

Proklamasi kemerdekaan merupakan pernyataan bahwa suatu bangsa mulai saat itu bebas dari penjajahan, bebas dari kekuasaan dan paksaan bangsa lain. Dengan kata lain, bangsa itu mulai merdeka untuk waktu seterusnya, untuk selama-lamanya.

Bangsa yang merdeka berhak menentukan aturan dan cara hidupnya sendiri. Ia juga memiliki martabat dan harga diri yang sejajar dengan bangsa manapun di seluruh dunia. Bangsa yang merdeka mempunyai kesempatan untuk membuat sejahtera dan bahagia seluruh penduduk di wilayah negaranya.

Tidak demikian halnya nasib bangsa yang dijajah atau belum merdeka. Bangsa yang dijajah hidupnya penuh derita, jiwa maupun raganya. Mereka ini seperti binatang yang dirantai atau dikerangkeng. Mereka hampir tidak memiliki kebebasan, gerak-geriknya sangat dibatasi dan diawasi.

Pakaian dan makanan di negeri yang dijajah sering kali sangat terbatas dan tidak mencukupi. Demikian pula barang kebutuhan dan mainan anak-anak, sulit diperoleh, apalagi yang bagus-bagus.

Maka, tidak mengherankan bila kemudian timbul keinginan untuk hidup bebas menjadi bangsa yang merdeka. Di antara anak negeri selalu ada beberapa yang berani, yang memulai perjuangan untuk membebaskan negeri dan bangsanya dari belenggu penjajahan.

Mereka berjuang, mengerahkan segala tenaga dan harta, berkorban nyawa dan raga, untuk mengusir penjajah. Setelah bangsanya merdeka, mereka itulah yang akan dikenang sebagai pahlawan.

Untuk itu semua, Hari Proklamasi Kemerdekaan kita peringati, kita syukuri dan hayati, lalu kita amalkan maknanya.

Sumber gambar: http://febrieginstha.blogspot.kr

Tulis komentar