Kalau Nilai Matematika Saya Jelek, Apakah Saya Bodoh?

Oleh: Sulistyanto Soejoso* (Anggota Dewan Pendidikan Jatim)

Tentu tidak. Bisa saja kamu tak berminat dan mungkin tak berbakat di bidang matematika. Tapi bukan berarti kamu tak punya minat dan tak berbakat di bidang lain kan?!

Tapi nanti dulu. Belum tentu juga karena nilai matematikamu jelek, terus kamu tak berbakat di bidang matematika loh. Bisa saja karena selama ini kamu belum menemukan cara mempelajari matematika yang mengasyikkan atau kamu belum menemukan orang yang bisa membimbingmu untuk menemukan asyiknya mempelajari matematika.

math

Anak dianggap bodoh kalau nilai matematikanya jelek adalah pandangan yang tak berdasar, pandangan yang keliru. Saya yakin tak ada anak bodoh. Hanya saja masing-masing anak memiliki minat dan bakat yang berbeda.

Untuk itu ada dua hal yang sebaiknya kamu lakukan.

Pertama: Mulailah merasakan bidang apa yang sesungguhnya kamu minati. Begitu ketemu, tekunilah bidang yang kamu minati itu. Yang sebaiknya kamu mengerti, di luar yang kita tekuni itu, ada bidang lain yang juga sebaiknya kita pahami, karena bidang lain itu bisa menjadikan dirimu makin cepat menguasai bidang yang kamu minati.

Kedua: Cobalah untuk menemukan keasyikan mempelajari matematika. Kalau perlu, cari orang yang bisa membimbingmu mempelajari matematika dengan cara-cara menyenangkan bahkan mengasyikkan. Matematika membantu banyak hal dalam kehidupanmu ke depan.

Selamat berpetualang dalam pencarian minat dan bakatmu, dan menemukan keasyikan dalam bermatematika ria. Teriring doa saya untuk kesuksesanmu.

Sumber gambar: http://www.anneahira.com

*Sulistyanto Soejoso adalah anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur yang juga aktif sebagai penasihat “Bincang Edukasi” dan kurator kuliah “Bung Karno untuk Kemandirian Teknologi”. Ia tinggal di Surabaya.

One thought on “Kalau Nilai Matematika Saya Jelek, Apakah Saya Bodoh?

Tulis komentar